Bajillionaires Club Management DAFTAR PRINSIP MANAJEMEN AGAR BISA MERAIH KEBERHASILAN MANAJEMEN

DAFTAR PRINSIP MANAJEMEN AGAR BISA MERAIH KEBERHASILAN MANAJEMEN

PRINSIP MANAJEMEN

Manajemen memang sudah terbukti ternyata memiliki peranan yang penting dalam keberlangsung sebuah organisasi atau pun perusahaan. Karena dengan adanya manajemen bisa membuat perusahaan atau organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan juga terarah, untuk  dapat mencapai tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut. Tetapi tidak hanya berhenti itu disitu terdapat beberapa prinsip manajemen yang memang harus diterapkan untuk dapat meraih keberhasilan manajemen yang sesungguhnya. Dengan menerapkan prinsip ini akan membuat manajemen sendiri semakin terarah dan memiliki landasan untuk berjalan. Karena manajemen sendiri sudah hadir dari akhri abad ke 19, dimana manajemen sendiri sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari – hari.

Memang hal seperti ini tidak benar – benar kita sadari secara sepenuhnya,  bahwa ternyata manajemen itu memiliki hubungan terhadap kehidupan sehari – hari yang kita jalani. Prinsip manajemen sendiri ini sudah lahir pada tahun 1841 sampai dengan 1925, yang ditemukan oleh ilmuwan yang bernama Henri Fayol. Beliau sudah memasukan fondasi ini ke dalam manajeemn ilmiah modern. Konsep – konsep yang digunakan oleh ilmuwan tersebut disebut dengan prinsip manajemen, melalui penjelajahan dan juga pencarian hingga akhrinya dia bisa mendapatkan prinsip – prinsip manajemen yang kita kenal sekarang ini. Memiliki fungsi untuk pedoman dalam mengambil sebuah keputusan serta tindakan manajemen. Berikut beberapa prinsip manajemen yang sudah memakan tahun ke tahun dalam melakukan riset.

1.Pembagian Kerja (Division of Work)

Pembagian Kerja (Division of Work)

Ketika seseorang melakukan  sebuah pekerjaan, alangkah lebih baiknya dia berada pada posisi yang memang dia kuasai. Bila dia ditempatkan dalam sebuah pekerjaan yang tidak dikuasai, hanya akan membuat pekerjaan tersebut menghasilkan pekerjaan yang lebih lamban. Karena tidak dijatuhkan kepada orang yang tepat. Terdapat sebuah prinsip yang menyebutkan bahwa ‘The right man in the right place’, pastinya ada sebagian dari kamu yang tidak asing dengan prinsip tersebut.

Bila menerapakan prinsip tersebut, maka akan meningkatkan efisiensi tenaga kerja yang akan berpengaruh terhadap peningkatan dari produktivitas. Tidak hanya itu tetapi juga spesialisai tenaga kerja juga akan berpengaruh terhadap peningkatan dari akurasi serta kecepatan yang mereka lakukan. Maka dari itu porfesi serta pengembangan diri itu membutuhkan dukungan satu dengan yang lainnya.

2.Otoritas dan Tanggung Jawab (Authority and responsibility)

Otoritas dan Tanggung Jawab (Authority and responsibility)

Seorang manajer memang mempunyai hak dan juga wewenangnya dalam memberikan perintah kepada bawahan atau karyawannya dalam mengerjakan sebuah pekerjaan. Hanya saja untuk melakukan hal tersebut perlu membutuhkan otoritas serta tanggung jawab, sebab kita tidak mengetahui dengan pasti bahwa pekerjaan yang diberikan kepada bawahan tersebut akan diselesaikan dengan baik atau tidak. Tidak hanya itu apakah memang benar – benar akan terselesaikan atau tidak.

Maka dari itu kuasa dari manajemen dalam memberikan perintah itu didukung dengan tanggung jawab, apakah kinerja yang dilakukan itu bisa sesuai dan maksimal. Sehingga perjanjian atas otoritas yang diberikan tersebut perlu dibuat, maka dari itu otoritas serta tanggung jawab haruslah beriringan.

3.Disiplin

Disiplin

Memang prinsip yang satu ini haruslah diterapkan ke dalam semua individu, karena memang disiplin merupakan sifat yang akan menghasilkan dan menuntun ke arah yang lebih baik. Maka dari itu disiplin mempunyai peranan yang sangat penting dalam menjalankan sebuah misi dan visi. Karena merupakan perilaku yang baik serta interaksi yang saling menghormati.

Bila sebuah organisasi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tersusun, maka mereka itu menerapkan prinsip manajemen yang satu ini degan baik. Jadi jangan menganggap remeh prinsip manajemen yang satu ini, meskipun memang kita sudah sering  menemui kata disiplin dimana saja. Termasuk saat sedang bermain IDN Poker yang telah menjadi rutinitas para bettor untuk mendapatkan banyak keuntungan.

Itulah beberapa daftar dari prinsip manajemen agar bisa meraih keberhasilan manajemen.

Related Post

PENGERTIAN MANAJEMEN STRATEGIS SAMPAI PROSES SERTA MANFAATNYA DI DALAM BISNISPENGERTIAN MANAJEMEN STRATEGIS SAMPAI PROSES SERTA MANFAATNYA DI DALAM BISNIS

Memiliki sebuah strategi dalam menjalankan rencana itu sudah menjadi hal yang tidak dapat dilewatkan. Bila diibaratkan perencaaan dan strategi itu sudah menjadi satu paket yang tidak dapat terlepaskan. Begitu pun bisnis dengan strategi yang tidak bisa dipisahkan, karena untuk mencapai sebuah tujuan yang sudah direncanakan itu harus menggunakan strategi yang tepat. Maka dari perlu untuk mempelajari manajemen strategi dalam menjalan bisnis, apalagi sudah masuk ke dalam tahap perusahaan. Dimana ruang lingkupnya sudah buka kecil lagi, tetapi sudah besar dan luas. Bersangkut paut dengan internal dan juga eksternal, maka dari itu manajemen strategi jangan sampai terlewatkan.

Tetapi dari tadi terus membicarakan tentang manajemen strategis, sebetulnya definisi manajemn strategis itu apa sih? Jadi manajemen strategis itu merupakan rentetan keputusan serta tindakan yang menjadi dasar dari manajemn tertinggi, lalu diaplikasikan oleh seluruh anggota dari organisai tersebut untuk meraih tujuan yang dimiliki organisasi tersebut. Manajemen tertinggi itu mempunyai perannya masing – masing untuk menjalankan manajemn strategis, agar tercapainya tujuan yang dibuat oleh organisasi tersebut mengharuskan komponen yang berada di dalam perusahaan berpatisipasi untuk merencanakan, menjalankan, sampai dengan memantau keputusan yang sudah disepakati. Sehingga apa yang sudah dijadikan sebagai tujuan dari organisasi tersebut dapat diraih.

Setiap perusahaan tentunya mempunyai tujuannya masing – masing, karena tujuan juga menjadi salah satu elemen penting lainnya yang dibutuhkan di dalam manajemen strategis. Sehingga perusahaan atau bisnis tersebut tidak kehilangan arah saat sedang menjalankan bisnisnya. Membuat visi, misi, serta tujuan itu menjadi bagian – bagian yang sangat penting untuk dilakukan agar perusahaan dapat mengetahui apa saja yang seharunya dilakukan. Selain itu juga dengan adanya tujuan, membuat perusahaan dapat mengetahui arah jangka panjang yang akan diraih.

Proses apa saja sebetulnya yang akan dilalui dalam menerapkan manajemn strategi di dalam sebuah bisnis itu. Karena manajemen strategis itu akan berpegang pada pasar, lingkungan eksternal, serta kompetisi. Berikut proses manajemen strategis.

1.Tahap Formulasi

Tahap Formulasi

Ini menjadi tahap yang diperlukan di awal, karena terdapat langkah untuk mengidentifikasi peluang. Dimana hal ini dibutuhkan untuk dilakukan, untuk dapat melakukan langkah – langkah selanjutnya. Tidak hanya itu disini juga kamu akan membuat misi serta menentukan kekuatan dan kelemahan internal.

Selain itu yang menjadi ciri khas dari tahap formulasi ini adalah pengambilan keputusan strategis yang harus dilakukan dan dipilih untuk masuk ke dalam kegiatan yang dilakukan ketika tahap formulasi ini.

2.Tahap Implementasi

Tahap Implementasi

Sesudah melakukan pengambilan keputusan dari tahan formulasi tersebut, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah menentukan sasaran tujuan, mengatur kebijakan serta sumber daya yang tersedia. Tidak hanya berhenti disitu tetapi juga harus memberikan motivasi kepada pegawai. Membangun sebuah struktur organisasi yang efektif agar dapat mendukung strategi tersebut.

3.Tahap Evalusasi

Tahap Evalusasi

Melakukan evaluasi itu diperlukan agar dapat mengetahui berhasil atau tidaknya strategi yang sudah digunakan. Selalu berjalan dari kesalahan yang sudah berlalu, sehingga bisnis yang kamu jalani dapat berkembang dan tumuh dengan baik.

Untuk manfaat dari manajemen strategis sendiri dalam bisnis itu tentunya untuk meraih keuntungan semaksimal mungkin untuk bisnis atau perusahaan yang kamu bangun. Tentunya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal tersebut, penyusunan strategi pun harus yang benar dan tepat.

Itulah pengertian manajemen strategis, proses, sampai dengan manfaatnya.

MENILIK CARA – CARA UNTUK MEMBANGUN SISTEM MANAJEMEN SDM YANG MEMILIKI BASIS KOMPETENSIMENILIK CARA – CARA UNTUK MEMBANGUN SISTEM MANAJEMEN SDM YANG MEMILIKI BASIS KOMPETENSI

Mempunyai perusahaan yang bisa sukses dan juga maju pastinya menjadi cita – cita dan impian para pemiliki perusahaan atau pendiri perusahaan. Tetapi untuk mencapai semua itu ada banyak rintangan dan juga persiapan yang harus dipersiapkan dengan matang. Meraih hal tersebut tidaklah mudah semudah mulut mengucapkannya, tetapi tidak ada yang tidak untuk meraih dan mendapatkan mimpi tersebut. Tentunya kerja keras dan juga disiplin yang harus diterapkan dalam melaksanakannya, tidak hanya itu orang – orang yang berkerja di dalamnya pun tentulah harus kompeten. Agar bisa memberikan kemajuan juga kepada  perusahaan tersebut, karena para karyawa juga menjadi investasi yang sangat penting untuk kemajuan dari perusahaan.

Perusahaan tidak akan berkembang dan berjalan bila tidak adanya karyawan yang berkerja di slot gacor terbaru dalamnya. Maka dari itu dalam mencari karyawan atau SDM yang akan berkerja di perusahaan kamu  haruslah kompeten, karena mereka akan mempunyai dampak yang besar untuk perusahaan. Selain yang kompeten tentunya yang memenuhi persyaratan dan kriteria yang perusahaan kamu butuhkan, agar bisa senada dengan visi yang akan kamu jalankan. Apalagi perusahaan baru dirintis, dimana membutuhkan orang – orang yang dapat berkompetensi dengan baik. Karena orang yang dapat berkompetensi itu dapat memadukan keterampilan juga pengetahuan yang dimilikinya. Bagaimana caranya untuk mendapatkan manajemen sdm yang berbasis kompentensi? Simak ulasan berikut ini.

1.Pengidentifikasian Posisi

Untuk bisa mendapatkan manajemen dengan berbasis kompetensi seperti itu, tentunya kamu harus dapat mengenali keahlian apa sebetulnya yang dia miliki. Apakah dapat menunjang sebagai manajemen sdm yang berkompetensi, bisa menjalankan tugas – tugasnya serta bertanggung jawab dengan segala tugas yang dimilikinya. Sehingga pengidentifikasian menjadi hal penting atau faktor utama yang harus kamu perhatikan.

Karena bila ini sudah mendapatkan perhatian yang baik, juga ketika sedang diidentifikasi bisa sesuai dengan apa yang manajemen SDM kompetensi yang dicari baru bisa  melangkah ke cara yang selanjutnya. Karena struktur organisasi itu mempunyai dampak pada efesiensi juga efektivitas untuk menciptakan karya atau produk dari perusahaan kamu, sehinggananti hasilnya akan berpengaruh pada nilai perusahaan.

2.Analisa Kegiatan dan Pekerjaan

Menganalisa pekerjaan itu bisa menjadi faktor yang penting apakah orang tersebut patut untuk dipertimbangkan. Dengan mengumpulkan sejumlah data dengan sistematis serta data atau informmasi yang sudah terkumpul tersebut dapat dipertimbangkan atau tidak dengan pekerjaan yang memang memiliki sangkut pautnya. Setelah itu ketika sudah mendapatkan hasil dari menganalisa pekerjaan, itu dapat menjadi masukan untuk kegiatan dari SDM.

Tujuan sebenarnya dari analisa pekerjaan itu untuk memberikan ruang pada pemahaman yang lebih berfokus pada isi juga persyaratan atau kriteria pekerjaan untuk manajemen itu sendiri. Jadi menganalisa pekerjaan ini tentunya membutuhkan fokus dan juga data yang lengkap agar dapat diolah sehingga dapat menghasilkan informasi yang jelas juga tepat.

3.Pengenalan & Penelusuran Secara Detail

Karena manajemen SDM ini memiliki basis kompetensi dimana membutuhkan keterampilan dan juga pengetahuan yang disatukan dan dijalankan secara bersamaan. Maka membutuhkan pengenalan agar dapat mengetahui secara rinci apa yang sebetulnya akan diraih dan akan dijalani. Pengenalan menjadi langkah pertama untuk dapat melangkah ke langkah – langkah selanjut yang lebih dalam.

Selain itu penelusuran pun harus dapat dilakukan tentunya dengan cara yang detail. Untuk mendapatkan data – data yang dapat menghasilkan infomarsi secara sistematis.

Itulah beberapa cara untuk membangun manajemen SDM berbasis kompetensi.

MENGENAL APA ITU SEBENARNYA MANAJEMEN PENGADAAN YANG JARANG DIKETAHUIMENGENAL APA ITU SEBENARNYA MANAJEMEN PENGADAAN YANG JARANG DIKETAHUI

Manajemen itu memang terbagi – bagi dan yang biasanya sering kamu dengar itu adalah manajemen keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, juga operasional. Tetapi untuk manajemen yang satu ini apakah kamu pernah mendengarnya? Manajemen pengadaan, mungkin sebagian orang sudah pernah mendengar tentang manajemen pengadaan, tetapi tidak mengetahui secara detail tentang apa itu manajemen pengadaan. Manajemen sendiri adalah ilmu perencanaan yang melibatkan individu – invidu ke dalam perencanaan dari perusahaan atau organisasi, serta menjalankan dan mengatur aktivitas yang sedang terjadi supaya bisa meraih tujuan bersama yang sudah ditetapkan. Sebetulnya banyak definisi lain dari manajemen menurut para ahli, hanya itu merupakan garis besar yang diambil dari defisini tentang manajemen yang ada.

Lalu untuk pengertian manajemen pengadaan sendiri itu, manajemen pengadaan merupakan sebuah proses yang dapat menjamin tersediannya barang serta jasa yang berasal dari luar, dimana barang serta jasa tersebut dibutuhkan oleh proyek. Manajemen pengadaan sendiri ini memiliki peranan yang penting dalam suatu proses yang sedang berjalan, karena mereka menetapkan  persediaan apa saja yang memang dibutuhkan serta kapan harus dilakukan. Bila dilihat dari peranan yang dimiliki oleh manajemen pengadaan ini, memiliki pengaruh yang besar terhadap sebuah proses aktivitas yang sedang dijalani. Tetapi memang manajemen pengadaan ini belum mendapatkan perhatian yang besar.

Tujuan dari manajemen pengadaan sendiri itu untuk dapat memastikan setiap proses pengadaan itu dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya, jadi barang atau pun jasa yang memang diperlukan dapat datang diwaktu yang tepat, dengan jumlah yang tepat, serta harga dan juga kualitas yang tepat. Meskipun dengan fungsi serta tujuan dari manajemen pengadaan yang berperan penting ini, memang kurang diperhatikan khususnya pada organisasi pemerintah. Hal tersebut memang terbeukti dengan fungsi – fungsi dari pengadaan sendiri yang memang sampai sekarang ini dilakukan secara ad – hoc  oleh panitia. Panitia yang dibentuk dan bekerja ini tidak dilakukan secara permanen serta paruh waktu.

Untuk tugas dari pengadaan sendiri itu menyediakan barang atau jasa yang memang dibutuhkan, seperti jasa transportasi serta pergudangan, jasa konsultasi dan yang lainnya. Selain itu juga terdapat aplikasi yang dapat mendukung pengadaan, salah satunya adalah aplikasi Electronic Procurement. Aplikasi tersebut dapat membantu proses pengadaan yang berguna untuk penyediaan barang serta jasa yang dapat diakses berbagai data. Selain aplikasi E – Procurement masih terdapat aplikasi pendukung lainnya, yaitu :

1.E – catalogue

Katalog yang biasanya kita lihat dari buku atau pun brosur, sekarang sudah hadir dalam bentuk yang lebih canggih yaitu aplikasi. Tentunya ini sangat mempermudah dalam mencari informasi supplier dalam produk atau jasa yang bisa dipasok. Dengan adanya internet membuat hal yang asalnya rumit dan menjadi lebih praktis, dilengkapi juga dengan fitur – fitur canggih seperti fitur pencarian (search). Ketika sedang mencari barang tidak harus pusing mencari satu – satu, tinggal ketik saja dipencarian dan bisa langsung mendapatkan barang yang dicari.

2.E – auction

Untuk aplikasi yang satu ini bertujuan untuk mempermudah dalam melakukan lelang. Ketika proses pelelangan sedang terjadi, para pembeli akan mengumpulkan para calon supplier, tetapi sebelum mereka itu berkumpul sudah diberitahukan terlebih dahulu sebelumnya tentang spesifikasi, jumlah, serta waktu kebutuhan dari barang serta jasa tersebut.

3.Business to business market exchange

Mayorittas aplikasi yang satu ini memang dijalankan oleh pihak ketiga. Aplikasi ini dapat mempertemukan pembeli serta penjual dalam jumlah yang banyak, dimana mereka akan bertemu secara online atau virtual.

Itulah sekilas tentang manajemen pengadaan dan beberapa informasi tentang manajemen pengadaan.