Kenali Ekonomi Makro

0 Comments

Mungkin sudah sering kali kita dengar Mikro dan Makro ekonomi tanpa mengerti sebenarnya apa sih pengertian kedua hal ini. Nah, kali ini kami akan membahas mengenai Makro.

Apa sih perbedaan ekonomi mikro dan makro? Perbedaan utama antara keduanya adalah kalau makro lebih berfokus kepada upaya untuk menemukan perspektif umumnya pada tingkat nasional, sedangkan untuk mikro lebih berfokus kepada perspektif individu atau di tingkat konsumen.

Lalu, yang akan kita bahas dalam makro ekonomi adalah perubahan ekonomi yang akan mempengaruhi banyak aspek di masyarakat, cara ini bisa digunakna untuk menganalisis cara yang terbaik dalam memengaruhi target juga kebijaksanaan yang berhubungan dengan ekonomi.

Meski memiliki cakupan yang luas, tetapi setidaknya ada 2 hal yang menjadi ciri yang utama, yaitu kegiatan dalam mempelajari sebab dan akibat dari adanya fluktuasi juga kegiatan untuk bisa mempelajari faktor dari penentu pertumbuhan ekonomi untuk jangka yang panjang.

Sekarang kami akan membahas mengenai konsep dasar dari Makroekonomi dasar yang bisa menambah pengetahuan kamu mengenai hal ini.

Konsep Makro ekonomi Dasar

Dalam makroekonomi terdapat beragam konsep juga variabel, tetapi setidaknya terdapat 3 topik utama dalam penelitian ini. Teori ekonomi makro pula biasanya selalu terhubung dengan pengangguran, inflasi, juga fenomena pengeluaran. Dari luar itu, topik ini sangat penting bagi semua agen ekonomi seperti konsumen, produsen, dan pekerja.

Dalam model makroekonomi terdapat beberapa model, yaitu :

  • Permintaan agregat-Penawaran agregat
  • IS-LM

Berikut akan kami sedikit jelaskan mengenai kedua model ini.

Model Ekonomi Makro

1.Permintaan agregat-Penawaran agregat

Model satu ini sudah menjadi suatu model panduan standar yang biasa digunakan dalam menjelaskan mengenai ekonomi makro. Di sini menunjukkan indeks harga juga keluaran aktual pada titik temu di permintaan agregat juga penawaran agregat. Sedangkan kurva yang melandai ke bawah itu menandakan kalau banyak keluarga yang diminta ketika tingkat dari harga lebih rendah.

Ada 3 efek yang menjadi hasil dari kurva yang melandai ke bawah, yaitu Pigou, Keynes, ekspor bersih. Efek pigou adalah yang menyatakan kalau saat harga asli tengah jatuh, kemakmuran asli naik, ini membuat permintaan barang akan naik dari konsumen.

Kedua ada efek Keynes yang ketika harga turun, maka permintaan terhadap uang pun akan turun. Ini akan membuat suku bunga menjadi turun juga pinjaman pada investasi dan konsumsi menjadi naik.

Terakhir ada efek ekspor bersih yang menyatakan kalau saat harga naik, harga dari barang domestik menjadi mahal kalau dilihat dari bagian komparatif dengan konsumen asing, inilah yang membuat ekspor menjadi menurun.

2. IS-LM

Lalu ada IS-LM, di mana pasar barang di sini diwakilkan oleh ekuilibrium diantara investasi juga tabungan atau IS. Serta pasar uang yang ada diwakilkan oleh penawaran uang juga preferensi likuiditas. Kurva IS sendiri termasuk di titik di mana investasi berdasar pada suku bunga, setara dengan tabungan yang berdasar pada keluaran.

Model ini sering kali digunakan untuk melakukan demonstrasi pada kebijakan moneter atau fiskal. Tapi tidak ditunjukkan kompleksitas dari model ekonomi makro modern. Tetapi ini masih memiliki relasi yang mirip.

Nah, itulah sedikit pengertian ekonomi makro yang mungkin berguna untuk Anda pahami. Banyak manfaat yang bisa kita rasakan dari mempelajari ilmu satu ini, jadi tidak ada salahnya untuk mempelajarinya dan lebih memahami tentang teori-teorinya.